Bantah Isu Pensiun, Luka Modric Siap Terus Berjuang untuk Timnas Kroasia
Masa depan Luka Modric di panggung internasional kembali memicu perbincangan publik. Pemain tengah berpengalaman tersebut menegaskan komitmennya untuk tetap mengenakan seragam tim nasional selama staf kepelatihan masih mengandalkan perannya.
Isu mengenai pengunduran dirinya sempat mengemuka karena banyak asumsi bahwa gelaran Piala Dunia yang lalu menjadi panggung terakhirnya bersama tim nasional. Rumor senada juga merambah karier tingkat klub, di mana ia sempat diperkirakan enggan menambah durasi kontrak bersama AC Milan.
Namun demikian, Modric memilih untuk menetapkan langkahnya dan menikmati tiap detik perjalanannya di lapangan hijau. Sikap pantang menyerah ini ia tegaskan kembali setelah Kroasia harus mengakui keunggulan telak Inggris dengan skor 0-7 pada akhir pekan lalu.
Hasil pahit tersebut menjadi salah satu catatan kelam sepanjang karier internasional sang kapten. Ia bahkan terang-terangan mengaku merasa sangat malu untuk pertama kalinya selama berseragam timnas dan menilai performa skuadnya jauh di bawah standar.
Tetap Bangga dan Bahagia Membela Kroasia
Wacana pensiun kian santer terdengar usai pernyataan Modric pasca-kekalahan pahit dari skuad The Three Lions. Dalam sesi jumpa pers sebelum laga menghadapi Spanyol, awak media pun mempertanyakan keputusannya mengenai kemungkinan menyudahi perjalanan di tim nasional.
Modric menegaskan enggan berpaling saat Kroasia berada dalam periode sukar. Bagi dirinya, memperjuangkan nama bangsa selalu menjadi kehormatan tertinggi dan sumber kebahagiaan utama.
"Saya ingin tetap hadir dalam situasi tersulit sekalipun. Berada di tim nasional adalah kebanggaan luar biasa bagi saya. Tampil di kelompok usia sekarang tetap menghadirkan rasa gembira, dan selama perasaan itu bertahan serta pelatih masih membutuhkan saya, saya akan terus di sini," kata Modric seperti dikutip dari MilanNews.
Enggan Terburu-buru Ambil Keputusan Besar
Jenderal lapangan tengah ini juga belum memikirkan kapan waktu pasti untuk menutup lembaran kariernya bersama tim nasional. Ia lebih memilih untuk melangkah secara perlahan tanpa harus tergesa-gesa mengumumkan hal besar.
"Bagi saya, tidak ada kehormatan yang melebihi kesempatan berjuang bersama rekan-rekan seperjuangan. Saya tidak akan membuat pernyataan besar soal masa depan; kita lihat saja dinamika dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya," jelasnya.
Ia juga menyadari bahwa momen perpisahan tersebut bisa saja tiba dalam waktu dekat. Kendati demikian, selama semangat dan rasa bahagianya belum sirnah, Modric memastikan siap kapan pun negara memanggilnya.
"Apakah saya bakal menyudahinya dalam tempo sebulan atau setahun mendatang, mari kita lihat nanti. Berlaga untuk tim nasional masih memberi saya kebahagiaan, jadi saya siap berkontribusi kapan saja—baik bertanding di lapangan maupun memberi dukungan dari bangku cadangan," tegas Modric.