Terkuak! Metode Psikologis Ekstrem John Herdman Korek Luka Lama Demi Antar Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Terkuak! Metode Psikologis Ekstrem John Herdman Korek Luka Lama Demi Antar Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Terkuak! Metode Psikologis Ekstrem John Herdman Korek Luka Lama Demi Antar Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Bek jangkung Timnas Indonesia, Elkan Baggott, membuka suara mengenai resep di balik mentalitas baja Skuad Garuda saat sukses menaklukkan Thailand di partai pemungkas FIFA ASEAN Cup 2026. Di balik kesuksesan merengkuh trofi bergengsi tersebut, tersimpan strategi psikologis yang tidak biasa dari sang peracik taktik, John Herdman.

Seperti diketahui, Garuda resmi dinobatkan sebagai penguasa baru sepak bola Asia Tenggara usai membungkam sang rival abadi, Thailand, lewat drama adu penalti berkesudahan 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Kemenangan heroik ini sekaligus menyudahi dahaga gelar juara Indonesia di level regional yang telah berlangsung selama 35 tahun lamanya.

Selepas laga usai, Baggott meluapkan kebahagiaannya yang meluap-luap. "Kami baru saja menunjukkan bahwa kami adalah raja Asia Tenggara yang baru," ungkap pemain Millwall tersebut kepada awak media.

Menghidupkan Kembali Rasa Sakit untuk Membakar Ambisi

Lebih lanjut, Baggott membeberkan bahwa John Herdman menerapkan pendekatan mental yang sangat cerdik namun menusuk nurani sebelum pemain turun ke lapangan hijau. Pelatih asal Inggris itu sengaja memutar tayangan video khusus di hotel tempat tim menginap.

Video tersebut merangkum seluruh memori pahit—mulai dari rentetan kekalahan menyakitkan yang diderita Timnas Indonesia di berbagai partai final masa lampau. Tak ketinggalan, cuplikan final Piala AFF edisi 2020 tatkala Garuda harus kebobolan lebih dulu dari Thailand turut diputar kembali guna membangkitkan rasa penasaran dan jiwa kompetitif para pemain.

"Kamu tahu, pelatih menunjukkan kepada kami sebuah video di hotel tentang semua pertandingan final di mana kami menelan kekalahan. Ada juga cuplikan final Piala AFF ketika kami menghadapi Thailand di final dan kami kebobolan terlebih dahulu," kenang Baggott.

Terbukti, terapi kejut psikologis tersebut bekerja dengan sempurna, mengubah trauma masa lalu menjadi energi pembakar semangat yang meledak-ledak di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri.

Momen Emosional dan Lahirnya Era Baru Sepak Bola Nasional

Baggott menilai bahwa kesuksesan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 ini memiliki arti yang sangat agung bagi persepakbolaan tanah air. Di tengah berbagai gelombang perubahan di tubuh federasi serta hadirnya wajah-wajah baru di dalam skuad, tekad bulat untuk mengharumkan Merah Putih tetap menjadi pegangan utama.

"Ini perjalanan yang sangat panjang. Ada banyak perubahan di federasi, dan ada banyak wajah baru di tim ini. Namun satu hal yang pasti, kami semua mencintai dan ingin menjadi wakil dari negara ini," tutur Baggott penuh penghayatan.

"Jadi saya sangat bangga bisa menjadi orang Indonesia hari ini dan kami adalah raja baru di Asia Tenggara," pungkasnya menutup pembicaraan.